Warga Kec.Curio Keluhkan Jalan Rusak

Banyak warga di Kecamatan Curio di Kabupaten Enrekang mengeluhkan infrastruktur jalan sudah banyak rusak sehinggah sangat mengganguh proses disribusi barang bahkan di Maliba, Desa Buntu Pema dan Desa Parombean, Kecamatan Curio, sebagian besar infrastruktur di wilayah itu, sangat mengkhawatirkan. Fisik jalan di sana rusak berat. Terlebih saat musim hujan tiba. Alhasil jalan yang licin dan berlubang serta berlumpur terpaksa sehinggah pengguna jalan yang didominasi warga mengalami kesulitan untuk melintasinya .Kecamatan Curio di Kabupaten Enrekang ini terkenal sebagai daerah penghasil sayuran yang biasa di kirim keluar Kabupaten Enrekang sehinggah banyak truk besar yang melintas di jalan di kecamatan ini hal ini juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan cepatnya jalanan di kecamatan itu cepat rusak namun hal itu tidak bisa di hindari karena penghasilan utama warga di kecamatan curio berasal dari pertanian sehinggah perbaikan jalan ini merupakan kebuhan yang mendaesak dan wajib sebagai perhatian oleh pemerintah kabupaten Enrekang.menurut Sejumlah anggota DPRD Enrekang yang berasal dari daerah pemilihan III, yang termasuk Kecamatan Curio, mengaku tak bisa berbuat banyak.Menurut mereka, target untuk memajukan Curio agar sejajar dengan kecamatan yang lebih maju seakan mustahil dilakukan. Bahkan di Maliba, Desa Buntu Pema dan Desa Parombean, Kecamatan Curio, sebagian besar infrastruktur di wilayah itu, sangat mengkhawatirkan. Fisik jalan di sana rusak berat. Para legislator tersebut mengaku tidak dapat berbuat banyak. Dengan berbagai alasan. Mulai dari persoalan anggaran yang minim, hingga adanya kekuatan politik yang tidak punya posisi tawar. “Memang tahun-tahun sebelumnya dana pembangunan infrastruktur jalan itu banyak ke utara. Ke timur sangat terbatas,” kata Bachtiar Siampa, Legislator dari PKS. Dia mengakui, jika kondisi jalan yang rusak berat itu sudah terjadi sejak dirinya masih aktif sebagai PNS. Namun katanya, alokasi dana untuk pembangunan di sanalah yang menghambat. Hal sama juga dikatakan Suardi, Legislator PAN. Dirinya mengaku bahwa pihaknya telah berupaya untuk pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Tapi lagi-lagi, dengan alasan dana terbatas, sehingga daerah itu tidak dapat disentuh secara utuh. “Saya selalu katakan, jalan mulai dari Parombean itu yang seharusnya diprioritaskan,” tuturnya. Sekretaris Kabupaten Enrekang pun mengakui, jika Curio memang masuk sebagai salah satu daerah tertinggal. Menurut Sekkab HM Amiruddin, di daerah itu sudah pernah dihotmix. Hanya saja, kurangnya partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan jalan, sehingga tidak dapat bertahan lama. “Kalau jalan di Maliba itu sudah pernah di dihotmix sekitar tahun 1992,” ungkap Amiruddin. Kecamatan Curio adalah salah satu dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Enrekang. Hingga saat ini, pembangunan di kecamatan ini memang masih sangat tertinggal dibandingkan daerah lainnya, terutama soal infrastruktur jalan. Akibatnya, tidak mengherankan jika di daerah ini, khususnya yang berada di perbatasan Kabupaten Tana Toraja, pertumbuhan ekonomi sangat lambat, termasuk juga fasilitas publik masih minim

3 thoughts on “Warga Kec.Curio Keluhkan Jalan Rusak

    • saya mewakili dari desa curio kecamatan curio kepada para anggota dewan (DPR) yang ada di kab. enrekang agar sekiranya juga bisa memperhatikan kondisi jalanan terkhusus lintasan kampung Curio sampai kampung buntu randan. banyak rempa-rempa khususnya masyarakat Bunturandan mandek, busuk, dan berulat…………….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s